Aku duduk terpaku
memandangi pemandangan di luar bus yang akan membawaku ke kota yang telah
membesarkanku dengan caranya sendiri, Solo. Jika bukan karena telpon ibu yang
merayuku untuk segera pulang, tak pernah terpikir olehku untuk segera pulang. Bukan
karena aku tak merindukan ibuku atau membenci beliau, tapi pekerjaanlah yang
enggan melepasku pergi. Telpon ibu yang selama sebulan ini terus mengejarku
untuk segera pulang, kadang aku tak meresponnya. Tetapi ibu tetap kukuh
merayuku untuk segera pulang. Maaf ibu, aku tahu kalau engkau begitu
merindukanku. Bukan aku menjadi pembangkang tapi memang beginilah keadaannnya.
Delapan tahun aku bergulat dengan kerasnya ibukota, mencari pekerjaan yang
sekiranya bisa mencukupi setiap kebutuhan ibuku di rumah. Dan mungkin
kepulanganku selama sewindu ini bisa dihitung dengan jari.
Ego
aku hanya seorang wanita yang biasa yang hanya bisa mempertahankan ego dan prinsipku
aku bukan wanita yang sempurna untukmu
meski kau meminta ratusan bahkan ribuan kali
aku tetap aku seorang wanita yang ego dan tak mau berbagi cintanya
apakah kau akan slalu membujukku dengan segalanya?
hingga aku berkata iya dan kita tersenyum bersama
bukan aku yang memasung hatimu
tapi kau sendiri yang dengan sengaja mengukir namaku
sampai kaupun sendiri tak tahu cara menghapusnya
trenyuh saat melihat kau mengais segalanya
menghapus segala kesendirianmu
tapi kau tak pernah tahu betapa aku meradang melihat hidupku sendiri yang tak pernah tersentuh olehNya
aku tetap aku
seorang wanita yang ego dengan prinsip hidupnya
aku bukan wanita yang sempurna untukmu
meski kau meminta ratusan bahkan ribuan kali
aku tetap aku seorang wanita yang ego dan tak mau berbagi cintanya
apakah kau akan slalu membujukku dengan segalanya?
hingga aku berkata iya dan kita tersenyum bersama
bukan aku yang memasung hatimu
tapi kau sendiri yang dengan sengaja mengukir namaku
sampai kaupun sendiri tak tahu cara menghapusnya
trenyuh saat melihat kau mengais segalanya
menghapus segala kesendirianmu
tapi kau tak pernah tahu betapa aku meradang melihat hidupku sendiri yang tak pernah tersentuh olehNya
aku tetap aku
seorang wanita yang ego dengan prinsip hidupnya
24 April 2013
maafkan aku tentang pertengkaran dan kegoisanku
Label:
puisi
The First News Video
Halooooo :)
Aku mau berbagi soal video berita pertama yang pernah aku buat nih bareng temen-temenku. Waktu kelas XI, XI IPA 3 untuk melengkapi tugas Bahasa Indonesia. Yaa walaupun banyak kekurangannya, but I hope you can enjoy it :)
Label:
karya
Rindu
entah kenapa hari ini terasa mendung
memang nyatanya mendung
apa rindu?
rindu padamu yang belum bisa aku sentuh
kenapa saat tak bisa menjamamu, kamu hadir seklebat lewat mimpi?
apakah aku merindumu?
atau hanya pikiranku yang kacau dengan khayalan tentang kamu
entah kapan kita bisa bersua lagi
hanya terakhir senyummu yang lalu yang hanya bisa kuingat sampai detik ini
senyum yang seklebat dan semoga ada makna tersirat
memang nyatanya mendung
apa rindu?
rindu padamu yang belum bisa aku sentuh
kenapa saat tak bisa menjamamu, kamu hadir seklebat lewat mimpi?
apakah aku merindumu?
atau hanya pikiranku yang kacau dengan khayalan tentang kamu
entah kapan kita bisa bersua lagi
hanya terakhir senyummu yang lalu yang hanya bisa kuingat sampai detik ini
senyum yang seklebat dan semoga ada makna tersirat
24 April 2013
mendung, sekejap aku merasa merindumu
Label:
puisi
Mimpi
hari ini rasanya aku tak ingin terlelap
berjumpa denganmu hanya menjadi mimpi indah dan mungkin takkan nyata
aku tak mau bermimpi lagi untuk kesekian kalinya tentang kamu
cukup kemarin
dan cukup bagiku mengikhlaskanmu hinggap dimimpi orang lain
jika memang takdir Tuhan berpihak padaku
jadilah engkau nyata
tapi jikalau tidak
jangan siksa rasaku slama ini dengan hanya memimpikanmu
meskipun indah, tapi butuh keajaiban engkau jadi milikku
berjumpa denganmu hanya menjadi mimpi indah dan mungkin takkan nyata
aku tak mau bermimpi lagi untuk kesekian kalinya tentang kamu
cukup kemarin
dan cukup bagiku mengikhlaskanmu hinggap dimimpi orang lain
jika memang takdir Tuhan berpihak padaku
jadilah engkau nyata
tapi jikalau tidak
jangan siksa rasaku slama ini dengan hanya memimpikanmu
meskipun indah, tapi butuh keajaiban engkau jadi milikku
18 Januari 2013
mengapa aku memimpikanmu lagi?
Label:
puisi
When You Love Someone
Ketika kita mencintai seseorang dalam diam, mungkin terasa sakit. Mungkin itu anggapan sebagian orang tentang mencintai dalam diam.
Aku tak pernah tahu apa yang kurasakan saat pertama kali bertemu denganmu. Rasa suka yang telah aku pendam selama hampir 6 tahun lebih ini tetap bertahan, bahkan saat bertemu denganmu pun rasa itu semakin tumbuh. Meskipun engkau tak pernah mengetahui apa yang aku rasa, tapi itu cukup membuatku bahagia bisa mengenalmu. Setiap kenangan yang engkau buat meskipun itu hal yang biasa engkau lakukan, tapi bagi itu hal yang memberi kenangan indah tersendiri dalam hidupku.
Aku tak pernah tahu apa yang kurasakan saat pertama kali bertemu denganmu. Rasa suka yang telah aku pendam selama hampir 6 tahun lebih ini tetap bertahan, bahkan saat bertemu denganmu pun rasa itu semakin tumbuh. Meskipun engkau tak pernah mengetahui apa yang aku rasa, tapi itu cukup membuatku bahagia bisa mengenalmu. Setiap kenangan yang engkau buat meskipun itu hal yang biasa engkau lakukan, tapi bagi itu hal yang memberi kenangan indah tersendiri dalam hidupku.
Label:
coretan
Langganan:
Postingan (Atom)
